VCO Mencegah Mengatasi Mengobati Jerawat dan Ketombe

 
 
 
 
 
 
 
 

Virgin Coconut Oil (VCO) Mencegah, Mengatasi dan Mengobati Jerawat dan Ketombe

Halaman ini dicari dg kata kunci: mencegah jerawat , mengatasi jerawat , mengobati jerawat , mencegah ketombe , mengatasi ketombe , membasmi ketombe

Dessy Handayani, Bandung

Semula jerawat itu tak pernah dihiraukan Dessy Handayani. Usaha mencegah jerawat pun hampir tak pernah terpikirkan. Saat duduk di bangku kuliah pada 1998, momok kaum hawa itu berdatangan. Saat itulah dia mulai kepikiran untuk mencari tahu cara mengatasi jerawat. "Saya kira itu hanya perubahan hormonal", kata mojang kelahiran Cimahi tersebut. Dua tahun berselang, jerawat makin menyebar hampir ke seluruh wajah. Derita itu menyiksa batin yang resah karena ejekan teman. Dia semakin giat mencari informasi tentang cara mengobati jerawat.


Lelah berdamai dengan jerawat, Dessy mengunjungi dokter spesialis kulit di Cimahi. Oleh dokter, ia diberi obat berupa bedak, salep, dan sabun pencuci wajah untuk mengobati jerawat yang dideritanya tersebut. Obat bedak dan salep ia oleskan ke seluruh wajah setiap pagi. Ia pun rutin membasuhnya dengan sabun pencuci wajah sebelum tidur untuk mencegah jerawat semakin menyebar. mencegah jerawat, mengatasi jerawat, mengobati jerawat

Sebulan kemudian, wajah Dessy mulai membaik. Usaha mengatasi jerawat yang diidapnya seolah hampir berhasil. Sayang, setelah obat tandas, jerawat kembali bermunculan dan kulit wajah menjadi kering. Ia tak langsung berobat ulang ke dokter. Biaya untuk mengobati jerawat terasa mahal sekali, minimal habis Rp300. 000, ujar lulusan jurusan Biologi, Institut Teknologi Bandung, itu.

 

Semula iseng

Pada medio 2004, laboratorium jurusan Biologi, tempatnya bekerja, sedang mempraktekkan pembuatan virgin coconut oil (VCO). Setibanya di rumah, ia pun iseng mengoleskannya di wajah. SIapa tahu ada hasil untuk mengurangi dan mengatasi jerawat yang semakin membandel. Keesokan harinya, kulit wajah yang semula kering dan kaku, terasa lentur. Setelah merasakan manfaat VCO tersebut, ia pun rutin mengoleskan minyak VCO sebelum tidur. Seminggu berselang, jerawat di wajah Dessy mulai berkurang. Harapan semakin besar terapi vco yang sedang dia lakukan bisa mengobati jerawat yang sudah mulai meninggalkan bekas-bekas noda hitam di wajah. mencegah jerawat, mengatasi jerawat

Timbulnya jerawat dipengaruhi aktivitas hormon. Jerawat kerap muncul saat pubertas, usia 14 -19 tahun. Pada usia itu terjadi perubahan aktivitas hormon. Jerawat juga kerap muncul saat menjelang menstruasi. Saat itu produksi hormon androgen berlebih. Androgen adalah hormon yang merangsang kelenjar minyak dan folikel rambut pada kulit. Kelenjar terus-menerus memproduksi minyak sehingga menyumbat saluran kelenjar minyak, membentuk komedo, dan seborhoea . Apabila sumbatan membesar, komedo menjadi terbuka dan muncullah jerawat.

Menurut dr Dendi Sandiono SpKK, ahli penyakit kulit dan kelamin Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung, lingkungan dan kebiasaan dapat memicu jerawat. Jika permukaan kulit sangat peka terhadap bakteri, maka jerawat dengan mudah bermunculan.

Kebiasaan mengkonsumsi makanan pedas dan minyak tidak sehat bisa menyebabkan jerawat, ujar lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran itu. Jerawat bisa diobati dengan obat-obatan yang mengandung sulfur untuk mengeringkan, mengurangi jumlah minyak berlebih, dan antibiotik. Bagaimana dengan VCO?Saya tidak tahu, sebab belum teruji klinis. Kalaupun dipakai sebagai obat, tergantung kecocokan si pasien, papar Dendi. Tapi jangan sembarang minyak, jika salah bisa memperparah, katanya.  Minyak justru menutupi pori-pori kulit dan merangsang munculnya jerawat, kata dr Yohannes Widodo, SpKK, dosen Fakultas Kedokteran, Universitas Gadjah Mada.

Keampuhan VCO sebagai anti bakteri inilah yang diduga kuat mampu mengatasi jerawat dan menghaluskan kulit. Disamping itu VCO mudah diserap kulit dan cepat masuk ke aliran darah dan cepat termotabolisme sehingga tidak menimbulkan timbunan lemak dibawah lapisan kulit. VCO jg ampuh meluruhkan lemak-lemak rantai panjang yang menumpuk di bawah permukaan kulit sehingga jerawat yang diakibatkan oleh menumpuknya minyak dikantung pori-pori wajah menjadi luruh dan jerawatpun bisa teratasi. mencegah jerawat, mengatasi jerawat, mengobati jerawat

 

VCO Mengusir ketombe

Selain jerawat, ketombe juga momok menakutkan. Ketidakberhasilan seseorang mencegah ketombe akan memberikan derita dikemudian hari. Sebagai contoh, Derita akibat ketombe dirasakan Yunita Indriastuti, karyawan swasta, tinggal di Depok Timur. Bertahun-tahun rasa gatal akibat ketombe tak kunjung sembuh. Berbagai upaya telah dia lakukan untuk mengatasi ketombe di bagian mahkotanya. Rasa risih selalu hinggap saat mengenakan pakaian berwarna gelap. Sampo antiketombe pun tak sanggup mengusirnya. Di perusahaan tempatnya bekerja, di Kalibata, Jakarta Selatan, sang atasan menyediakan minyak perawan alias VCO yang salah satu manfaat yang tertera di brosur promosinya bisa mengatasi dan mengobati ketombe. "Katanya sih VCO bisa menyembuhkan berbagai penyakit, termasuk mengatasi ketombe akut",  ujar Yunita.

Karena penasaran, ia mencoba VCO tersebut untuk mengatasi ketombe. Satu sendok makan VCO dioleskan merata ke seluruh permukaan kulit kepala setiap malam. Esok harinya, dibilas dengan sampo. Dua minggu berselang, gatal-gatal mereda dan ketombe pun sirna.

Menurut dr Dendi, ketombe disebabkan oleh aktivitas hormon. Salah satu pemicunya cendawan Pytirosporum ovale yang tumbuh subur saat kondisi kulit kepala lembap. Yohannes Widodo menuturkan, bakteri turut menyuburkan ketombe.

 

Antimikroba

Jerawat dan ketombe adalah penyakit hormonal yang diperparah serangan bakteri dan cendawan. Menurut Hartono, pengobat herbal di kawasan niaga Roxy, Jakarta Pusat, VCO berperan membunuh bakteri dan cendawan penyebab peradangan jika dipakai sebagai obat luar.

Pendapat itu diperkuat hasil studi Jon J Kabara PhD, profesor Farmakologi dari Michigan University, Amerika Serikat, yang meriset asam laurat-senyawa dominan VCO-yang berefek antimikroba seperti virus, bakteri, dan cendawan. Umumnya bakteri dilapisi membran lipid. Asam lemak rantai sedang menumpas bakteri dengan merusak lapisan membran lipid. Akibatnya, isi sel keluar dan mati.

Keampuhan VCO mengusir cendawan-sebagai penyebab ketombe-diduga akibat asam kaprilat. Itu pendapat Murray Price PhD, pakar pengobatan alternatif lulusan Hawaii School of Medicine. Saat dioleskan di permukaan kulit, trigliserida rantai sedang minyak kelapa diubah oleh bakteri menjadi asam lemak bebas. Akibatnya, permukaan kulit menjadi asam yang ampuh menghalau cendawan.

Manfaat VCO untuk kecantikan diakui dr Erna Cipta Fahmi, pengobat tradisional yang melayani perawatan kecantikan, di Ciputat, Tangerang. VCO bisa dipakai sebagai pengganti minyak zaitun untuk menghaluskan kulit, ujar lulusan Fakultas Kedokteran, Universitas Gadjah Mada itu. Minyak kelapa murni mengangkat sel kulit mati dan memperkuat jaringan kulit.

Khasiat itu dirasakan Susiawantari (51 tahun), pengusaha di Kalibata, Jakarta Selatan. Keengganan menggunakan krim pelembap, menyebabkan kulit tumit menebal dan pecah-pecah. Ketika dioleskan minyak kelapa murni, minyak diserap kulit dan susunan sel jaringan konektif kulit sehingga lentur. Hasilnya, kulit halus dan mulus, bukan semata impian. (Imam Wiguna/Peliput: Vina Fitriani & Laksita Wijayanti)


Tags: mencegah jerawat , mengatasi jerawat , mengobati jerawat , mencegah ketombe , mengatasi ketombe , membasmi jerawat,mencegah jerawat , mengatasi jerawat , mengobati jerawat , mencegah ketombe , mengatasi ketombe , membasmi jerawat

 
 
 

 
 
 
 
 
 
 
www.vcosemeru.com

Pilihan Bahasa
KUNJUNGAN KE WEB INI